Zikir

February 20th, 2007 by gadiz-batavia

ASTRAGFIRULLAH

Astagfirullah rabbal baraya
Astagrirullah Minal khataya

Redrose_b
Hidup di dunia sebentar saja
Sekedar mampir sekejap mata
Jangan terpesona
Jangan terpedaya
Akhirat nanti tempat pulang kita
Akhirat nanti hidup sebenarnya

Barang siapa Allah tujuannya
Niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya
Niscaya ‘kan letih dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa

Kasih sayang Allah Maha Mempesona
Betapa pun kita mengkhianati-Nya
Tiada terputus curahan nikmat-Nya
Selalu dinanti kembali pada-Nya
Selalu dinanti bertaubat pada-Nya

Allah melihat, Allah mendengar
Segala sikap dan kata kita
Tiada nan luput satu pun jua
Allah takkan lupa selama-lamanya
Ingatlah maut yang pasti menjemput
Putuskan nikmat dan cita-cita
Tiada tertolak tiada tercela

Bila ajal tiba pun berakhir sudah
Bila waktu hidup berakhir sudah
Tubuh pun kaku terbungkus kafan
Tiada guna harta pangkat jabatan
Tinggallah ratapan dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan

Wahai sahabat cepatlah taubat
Karena ajal kian mendekat
Takutlah azab yang mengerikan
Siksa jahanam sepanjang zaman

Allah pengampun penerima taubat
Walaupun dosa sepenuh jagat
Wahai sahabat cepatlah taubat
Karena ajal kian mendekat

Kiamat Sudah Dekat

August 18th, 2006 by gadiz-batavia
KIAMAT HAMPIR TIBA?
Oleh: Haslinda bin Lukman
Hari Kiamat merupakan Hari Pengakhiran bagi semua makhluk di atas muka bumi ini. Hari kiamat merupakan hari di mana semua manusia dihimpunkan dari seawal-awal kelahiran iaitu manusia semenjak zaman Nabi Adam dan Hawa hinggalah kepada manusia yang paling akhir sekali dijadikan dan  dimatikan oleh Allah. Pada hari itu juga manusia dihisab amalannya, Hari Kiamat adalah sesuatu perkara yang benar sebagaimana benarnya bahawa setiap manusia akan mati. Al-Quran banyak menyebut tentang Kiamat itu sebagaimana yang disebut dalam surah al-Hajj:7 bermaksud: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti  akan datang, tidak ada keraguan padanya…”
Dalam ayat lain Allah berfirman: “Dan tidaklah kami ciptakan langit dan bumi serta apa yang ada pada keduanya, melainkan dengan  benar, dan sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang, maka maafkanlah mereka dengan cara yang baik” (al-Hijr:85)
Remaja semua, mari kita fikir sejenak tentang tanda-tanda kecil menunjukkan hampirnya kiamat berdasarkan hadis sahih Nabi s.a.w dengan melihat realiti hidup kita serta  kejadian berlaku pada manusia ketika ini.
Antara  Tanda-Tanda Kecil Kiamat  Berdasarkan Hadis:

Penaklukan Baitulmaqdis

Dari Auf b Malik r.a katanya, “Rasulullah s.a.w. telah bersabda: “Aku menghitung enam perkara menjelang Hari kiamat. “Baginda menyebutkan  salah satu diantaranya, iaitu penaklukan Baitulmuqaddis.” (Sahih Bukhari)

Zina Berleluasa

“Dan tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang sesuka hatinya melakukan persetubuhan seperti keldai. Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang” (Sahih Muslim)

Alat-Alat Muzik Menjadi kebanggaan dan digilai

Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan dan perubahan pada muka. Ada yang bertanya kepada Rasulullah “Wahai Rasulullah bila hal itu terjadi?” Baginda menjawab: “Apabila telah bermaharajalela muzik (bunyi-bunyian) dan ramainya penyanyi-penyanyi  wanita” ( HR Ibnu Majah)

Menghias Masjid dan Membanggakannya

“Diantara tanda-tanda telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegah-megah dalam mendirikan masjid”  ( H.R Nasai)

Munculnya kekejian, Memutuskan Persaudaraan dan Bersikap Buruk Dengan Jiran

“Tidak akan datang kiamat sehingga banyak perbuatan dan perkataan keji, memutuskan hubungan silaturahim dan bersikap yang buruk dengan jiran” (H.R Ahmad dan Hakim)

Ramai Orang Soleh Meninggal Dunia

“Tidak akan datang hari kiamat  sehingga Allah mengambil orang-orang yang baik dan ahli agama di muka bumi, maka tiada yang tinggal padanya kecuali orang-orang yang hina dan buruk yang tidak mengetahui yang makruf dan tidak mengingkari kemungkaran” ( H.R Ahmad)

Orang Hina Mendapat Kedudukan Terhormat

“Di antara tanda-tanda semakin dekatnya kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka’ bin Luka’ (orang yang bodoh dan hina). Maka Orang yang paling baik ketika itu ialah orang yang beriman yang diapit oleh dua orang mulia” (H.R Thabrani)

Mengucapkan salam Kepada Orang Yang Dikenali Sahaja

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah manusia tidak mahu mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang dikenalinya sahaja.” (H.R Ahmad)

Ramai Wanita Berpakaian Tetapi hakikatnya telanjang

Diriwayatkan dari Abu Huraira r.a “Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah akan muncul pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka memakainya keadaannya  seperti telanjang”

Bulan Sabit Kelihatan Besar

“Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah membesarnya bulan sabit.” (H.R Thabrani)

Banyak Dusta dan Tidak Tepat dalam  menyampaikan Berita

“Pada akhir zaman akan muncul pembohong-pembohong besar yang datang kepadamu dengan membawa  berita-berita yang belum pernah kamu dengar dan belum pernah didengar oleh ibu bapa kamu sebelumnya, kerana itu jauhkanlah dirimu dari mereka agar mereka tidak menyesatkanmu dan memfitnahmu.” ( Sahih Muslim)

Banyak Saksi Palsu dan Menyimpan Kesaksian Yang Benar

“Sesungguhnya sebelum datangnya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian yang benar.” (Riwayat Ahmad)

Negara Arab menjadi Padang Rumput dan Sungai

“Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai.” (Sahih Muslim)
=====================================================
Selain tanda-tanda diatas, terdapat penjelasan yang lebih rinci di buku Shahih Muslim :
1. Dari Anas bin Malik r.a. katanya Rasulullah saw bersabda : " Sebagian diantara hari kiamat itu ialah hapusnya ilmu (agama), berjangkitnya kejahilan, melimpahnya minuman keras, dan merajalelannya perzinahan (pelacuran)".
Ketika membaca hadis ini saya sempat berfikir bahwa kiamat masih lama, karena ilmu atau pengetahuan agama Islam saat ini semakin  banyak penjelasannya, baik dalam bentuk buku, artikel sholat jumat, dan tulisan-tulisan di internet. Uraiannya juga mudah kita jumpai di pengajian-pengajian mesjid. 
Namun, tanda-tanda itu menjadi lebih nyata setelah saya membaca hadis di bawah ini :
Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash, katanya dia mendengar Rasulullah bersabda :
"Allah tidak menghapus ilmu (agama)  dengan cara mencabutnya dari dada seluruh manusia, tetapi dengan jalan mewafatkan para ulama. Apabila ulama sudah habis, umat manusia mangangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin mereka. Lalu mereka bertanya kepada para pemimpin yang bodoh. Si pemimpin yang bodoh memberi fatwa tanpa pengetahuan, menyesatkan orang banyak, maka sesatlah mereka semuannya". (HR.Muslim)
Kalau kita melihat realita saat ini, sangatlah sulit bagi kita untuk menemukan ulama-ulama. Di daerah yang awalnya banyak ulamanya seperti Aceh, sudah kita ketahui betapa Allah mewafakan mereka  ketika Aceh  menjadi  DOM (Daerah Operasi Militer). Selain itu Allah juga mewafatkan mereka melalui Tsunami. 
Saat ini, sulit sekali bagi kita untuk membedakan antara "ulama" dengan "artis", karena sama-sama berbicara dengan Ayat-ayat Allah.
Akhirya, saya menghimbau kepada kita semuanya :
Marilah kita renungkan sejenak tanda-tanda tersebut, ketika selesai melaksanakan sholat maupun pada malam hari ketika melaksanakan sholat Tahajud, untuk menjadi panduan hidup. Hidup kita hanya sebentar saja di muka bumi ini, jangan sampai kita melalaikan suatu perkara yang sudah pasti ketetapannya..
Ini aq ambil dari milis Mushaf_Setiabudi semoga bermanfaat u/ kita semua
wassalam

-,-

January 31st, 2006 by gadiz-batavia

*****JANGAN MELIHAT KE BELAKANG*****

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di
abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi
ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin
mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan
lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang
lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi
dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya
memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan
berteriak,"Hebat, hebat."

Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh
mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat
bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para
penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan
bagian akhir dari lagunya itu.

Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu
senar" Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan
bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton
sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini.

Renungan :

Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan
dan semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali
mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada
senar kita yang putus dan segala sesuatu yang kita tidak dapat
ubah.

Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus
dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya tidak indah
lagi?
Jika demikian, janganlah melihat ke belakang, majulah
terus, mainkan senar satu-satunya itu. Mainkanlah itu dengan
indahnya.

About Woman

January 13th, 2006 by gadiz-batavia
Mulianya Seorang Wanita

Ukhti fillah!. Engkau adalah bunga kehidupan, teramat sayang memperlakukanmu dengan kasar karena hal itu akan merusak keindahan yang ada dalam dirimu dan menodai kesempurnaanya sehingga menjadikannya layu tak berseri. Allah telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat derajatmu dalam agama ini, karenanya raihlah ia dengan memupuk ketaatanmu pada-Nya, merajut benang-benang kehidupanmu diatas jalan Allah dan manhaj Rasulnya agar kebahagiaan tak pernah jemu menghampirimu. Ingatlah selalu firman-Nya:

"Dan barang siapa mentaati Allah dan Rasulnya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar" (Al -Ahzab:71).

Camkanlah selalu dalam hatimu, bahwa berjalan diatas kebenaran (sunnah) ibarat memegang bara api, banyak aral dan rintangan yang menghalangimu. Lihatlah keluar, musuh kita bersatu padu untuk mengahancurkan kita. Dengan segenap daya dan upaya mereka ingin agar kita melepaskan pakaian akhlak dan rasa malu dari diri kita, sehingga mereka lebih leluasa merongrong agama ini. Aku tidak ingin, dirimu dan juga diriku (dengan izin Allah) menjadi korban serigala-serigala liar itu. Karena itu palingkan wajahmu dari mereka dan sambutlah dengan penuh suka cita jalan kebenaran yang ditawarkan Allah dan Rasul-Nya. Peganglah tali kendali itu dengan sekuat tenaga agar tidak jatuh dalam kehancuran. Buatlah mereka marah dan sedih dengan keteguhanmu berpegang pada agamamu, dengan menjaga rasa malumu dan beriltizam dengan hijabmu.

Ukhti fillah!. Sesungguhnya mereka iri dengan apa yang kita miliki, wanita-wanita mereka telah terperosok jauh dalam kubangan dosa, kehinaan dan maksiat sehingga tidak ada lagi yang bisa diharapkan. Sedangkan engkau??? Engkau adalah wanita berkedudukan tinggi, engkau wanita dengan kemuliaan, kesucian dan kehormatan yang tinggi. Kedudukanmu tinggi karena Al -Qur’an, engkau mulia dengan iman dan suci karena engkau berpegang teguh pada agama ini. Oleh karena itu engkau adalah mutiara yang teramat mahal, tidak sembarang orang boleh menyentuhnya apalagi menyakitinya. Itulah kelebihan dan keistimewaan yang tidak akan kau dapati selain dalam agama ini.

Maka wahai ukhti fillah Al ‘Afifah, yang senantiasa sholat dan sujud kepada Dzat yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus makhluknya, dan menundukkan pendengaran dan penglihatan untuk-Nya, cukuplah hadist Rasulullah berikut sebagai penyejuk hati :

"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah." (HR. Muslim).

Ya, engkau adalah sebaik-baik perhiasan dunia, engkau adalah harapan agama, yang diharapkan dapat melahirkan generasi robbani. Perhiasan itu tidak mudah didapat, harganya terlalu mahal dan menjaganya pun tidaklah mudah. Setiap abdi Allah ingin mendapatkannya, namun tidak semua bisa memilikinya. Ia memberikan kesejukan dikala hati gersang dan menyegarkan pandangan dikala mata suram. Perhiasan dunia itu, dalam kehidupannya senantiasa menampakkan kemuliaan dirinya. Bagaikan sekuntum mawar yang sedang mekar, harumnya tergambar dari pribadinya yang santun. Tunduk pandangannya, tegas bicaranya.

Sedikitpun tidak ada keraguan jika meninggalkannya di rumah. Ia menjaga harta suaminya, mendidik anak-anaknya dan senantiasa menjaga kehormatan diri dan suaminya. Dalam kehidupan sehari-hari senantiasa diselimuti prestasi. Ia tahu mana kegiatan yang disukai Rabbnya , untuk itu ia tidak pernah putus asa. Ia senantiasa menjaga kesucian dirinya. Tidak mudah mengeksploitasi diri dan kehormatannya, apalagi hanya sekedar menggodanya. Karena ingatlah selalu, bunga istimewa hanya untuk yang istimewa.

Ukhti fillah!. Itulah gambaran tentang dirimu. Sungguh teramat agung kedudukanmu. Maka senantiasalah bersyukur kepada-Nya atas semua karunia, rahmat dan petunjukNya. Takutlah engkau pada Allah dan laksanakan tugas-tugas yang Dia wajibkan kepadamu agar engkau termasuk dalam golongan hambaNya yang selamat dan bahagia di dunia maupun di akhirat. Bertaqwalah kepada Allah, semoga Allah memberikanmu taufiq kepada apa-apa yang dicintai dari apa-apa yang engkau dengar dan engkau baca.

Ada Pemurtadan di Aceh

December 27th, 2005 by gadiz-batavia

Din Syamsudin: Ada Pemurtadan di Aceh

Oleh : Fakta 27 Dec, 05 - 5:00 pm

Depag Temukan Bukti Pemurtadan di Aceh
Jakarta-RoL — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin menyesal setelah menyaksikan adanya fakta proses pemurtadan di provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), khususnya terhadap para korban tsunami.

"Dengan adanya bukti-bukti ini, memang tidak dapat diingkari adanya pihak yang mengail di air keruh," kata Din Syamsudin ketika menerima para ulama dan tokoh ormas atau lembaga Islam di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (26/12).

Pada silaturahmi yang sengaja diadakan untuk melaporkan fakta pemurtadan itu, sejumlah fakta berupa Injil dalam bahasa Aceh, selimut bergambarkan salib, boneka atau mainan anak-anak bergambar sinterklas, booklet, brosur, pamflet berciri Islam tetapi isinya tentang agama tertentu diperlihatkan kepada publik.

Din yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu meminta para ulama dan ormas Islam untuk melakukan langkah-langkah pencekalan. Menurutnya, hanya dengan upaya nyata secara bersama-sama membentengi akidah umat, maka setiap bentuk pendangkalan akidah atau pemurtadan tidak akan berhasil.

Pertemuan yang juga dihadiri Muslim Ibrahim (Ketua organisasi Islam di Aceh), Ketua Kadin Syariat Alyasa` Abubakar, Imam Besar Masjid Baiturrahman dan sejumlah ulama serta aktivis muslim itu menyepakati untuk meningkatkan dakwah kepada masyarakat melalui ceramah, radio, buku-buku atau pamflet.

Untuk itu, Din mengimbau umat Islam untuk terus membantu Aceh, terutama untuk penempatan dai dan guru-guru.Din menegaskan, rekonstruksi Aceh tidak boleh mengubah warna dasar Aceh yang kental dengan nafas Islaman dan kultur Aceh. ant/pur (RioL)

Depag Temukan Bukti Pemurtadan di Aceh

BANDA ACEH — Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Banda Aceh menemukan sejumlah barang bukti indikasi pemurtadan terhadap masyarakat, terutama warga pengungsi korban tsunami yang dilakukan pihak tertentu. Permurtadan dilakukan melalui bantuan kemanusiaan di daerah yang sudah berlaku Syariat Islam.

”Kita telah menemukan beberapa bukti di lapangan, namun hingga saat ini belum ada satu pun pelaku yang menyebarkan simbol-simbol pedangkalan aqidah umat Islam itu tertangkap basah,” kata Kepala Kantor Depag Kota Banda Aceh, Aiyub Ahmad, di Banda Aceh, Senin (12/12). Menurut dia, meski bukti pemurtadan itu telah didapat, namun pihaknya sulit menemukan pelakunya, karena pengedaran simbol-simbol agama tertentu itu dilakukan di belakang ‘layar’. Barang bukti yang ditemukan Kandepag dari pengungsi itu, kata dia berupa liflet.

”Kalau kita dapat pelakunya, maka akan kita usut karena tindakannya sudah menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, yakni Surat Keputusan Bersama (SKB) dua Menteri (Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri) yang menyatakan tidak dibenarkan menyiarkan agama kepada orang-orang yang sudah beragama,” papar Aiyub Ahmad. SKB itu juga melarang menyiarkan agama dengan cara penyebaran liflet dan poster, termasuk dengan membagikan lewat bantuan makanan.

Saat ini, lanjut Aiyub, pihaknya tengah bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, seperti Muhammadyiah dan Aswaliyah untuk memantau dan menjaga pengaruh yang tidak wajar terhadap umat Islam di Aceh. ”Kami mengimbau semua pihak agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari tujuan kemanusiaan di daerah ini,” tambahnya.

Pada bagian lain, Aiyub juga menjelaskan bahwa Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU) telah memanggil dan menasehati 17 lembaga swadaya masyarakat (LSM/NGO) agar mereka dapat menghormati adat dan istiadat yang berlaku di provinsi ujung paling barat Indonesia ini. Manyangkut adanya permurtadan di Aceh, Menteri Agama, Maftuh Basyuni, sehari sebelumnya, mengatakan warga Aceh punya hak untuk menyelesaikannya sendiri. ”Sebagai orang Aceh harus bisa membereskan jika ada upaya pemurtadan terhadap masyarakat di sini,” katanya

I Love Mom

December 1st, 2005 by gadiz-batavia

FOR ALL MOTHERS ON EARTH….

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya.
Kini giliran diciptakan para ibu.
Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini?"  dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?

01) Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi bukan dari plastik.
02) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas  dan tidak cepat capai
03) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya  untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya
04) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya
05) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya
06) Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
07) enam pasang tangan!! — Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang  tangan….? tsk tsk tsk" — "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur Segalanya menjadi lebih baik…." balas Tuhan
08) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu "Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk-angguk. "Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah  mengetahui jawabannya. "Sepasang mata kedua sebaiknya  diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa  melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang  sebenarnya tak  boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk  menatap lembut seorang anak yang  mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan  sepatah kata pun.  "Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah". "Saya tidak dapat, Saya sudah hampir  selesai"
09) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging
11) Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi….

Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan.  "Terlalu lunak", katanya memberi  komentar.  "Tapi kuat", kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa  ia tanggung, pikul dan derita.  "Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi.  "Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia  juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi",  kata Sang Pencipta.  Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu dipipi. "Eh, ada  kebocoran di sini"
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu  adalah air mata…. air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan,air mata kesepian, air mata kebanggaan,  airmata….,  airmata…." Akhirnya Malaikat berkata pelan pada pembaca………:

" JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI  KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DI  DUNIA INI DAPAT MENGHORMATI, MENCINTAI DAN  MENYAYANGI IBUNYA"

Rully^Love^Bunda

Cahaya Aurat

December 1st, 2005 by gadiz-batavia

Cahaya Aurat
B2

Ribuan jilbab berwajah cinta
Membungkus rambut, tubuh sampai ujung kakinya
Karena hakekat cahaya Allah
Ialah terbungkus di selubung rahasia
Siapa bisa menemukan cahaya?
Ialah suami, bukan asal manusia

Jika aurat dipamerkan dikoran dan dijalanan
Allah mengambil kembali cahaya-Nya
Tinggal paha mulus dan leher jenjang
Tinggal bentuk pinggul dan warna buah dada

Para lelaki yang melototkan mata
Hanya menemukan benda
Jika wanita bangga sebagai benda
Turun ke tingkat batu derajat kemakhlukannya
Jika lelaki terbius oleh kekayaan dunia
Luntur manusianya

Renungan

October 15th, 2005 by gadiz-batavia

"MENJAGA LISAN"

Oleh : Aa Gym

Hikam:
Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. (Al-Qur`an: Al-Ahzab ayat 70)

Rasulullah bersabda: "Siapa yang beriman Kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam." ( Hadist riwayat Bukhari dan Muslim )

Kualitas seseorang bisa terlihat dari kemampuan menjaga lidahnya. Sebaik-baik perkataan adalah perkataan yang sanggup mengatakan kebenaran dan ketika Rasulullah ditanya akhlaknya beliau menjawab akhlak beliau adalah Al-Quran. Rasul termasuk orang yang jarang berbicara tetapi sekali berbicara bisa dipastikan kebenarannya.

Puasa dibulan romadhan bukan hanya puasa perut tapi juga puasa lidah. Orang yang berkualitas tinggi dalam berbicara yaitu, syarat dengan hikmah, ide, gagasan solusi, ilmu dan dzikir. Jadi manfaatnya bisa dirasakan oleh dirinya dan orang yang di ajak berbicara.

Orang yang biasa-biasa saja dalam berbicara, dia sibuk menceritakan peristiwa-peristiwa. kita tidak dilarang menceritakan peristiwa-peristiwa tapi harus ada manfaatnya.

Orang yang rendahan dalam berbicara selalu mengeluh, mencela dan menghina. Orang yang dangkal dalam berbicara, orang tersebut sibuk menyebutkan tentang dirinya dan juga jasanya. Air gelas yang kosong maunya di isi terus, orang yang kosong dari harga diri maunya di hargai.

Menceritakan keburukan orang lain atau juga disebut ghibah merupakan dosa besar dan tidak diampuni, sebelum di halalkan atau di maafkan oleh orang yang dibicarakan. Dan bila orang yang dibicarakan sudah meninggal maka kita harus taubat dan tidak mengulanginya lagi dan do`akan kebaikan buat orang tersebut dan juga bicarakan tentang kebaikannya.

Kita tidak bisa memaksakan orang lain sesuai dengan keinginan kita, tapi kita bisa memaksakan diri kita untuk melakukan yang terbaik dan menyikapi sikap orang lain. Kita jangan menghina, merendahkan dan meremehkan orang yang suka berbicara tidak baik kepada kita.

Mudah-mudahan pada bulan ramadhan ini kita memiliki ketrampilan yang lebih tinggi lagi untuk menjaga lisan kita, makin banyak bicara, makin banyak peluang untuk tegelincir lidah kita dan akan menjadi dosa, juga kehormatan kita akan runtuh. (imm)

All about Love

July 26th, 2005 by gadiz-batavia
Cinta Menurut Imam Muhammad Ibnu Daud

Imam Muhammad Ibnu Daud (rahimahullahu) berkata,
“Kami telah menuturkan beberapa pendapat penyair mengenai cinta bahwa cinta pada mulanya terjadi dari penglihatan dan pendengaran. Kemudian bila Allah menghendaki kita dibuat untuk dapat selalu mengingat-ingat apa yang mungkin diakibatkan oleh pendengaran dan penglihatan. Lantas kenapa bisa terjadi cinta dan bagaimana? Bagi orang awam keberadaan cinta tidak terlalu menjadi perhatian mereka, sedangkan bagi orang-orang yang ahli mereka selalu mempertanyakan sebab-musababnya.”

Dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam beliau bersabda :
“Ruh-ruh adalah layaknya tentara perang yang disiagakan, barangsiapa yang saling pengertian dengannya maka akan terjalin sebuah hubungan yang harmonis dan barangsiapa yang mendustainya maka akan timbul permasalahan yang ditimbulkan darinya.”

Seorang penyair berkata:

Aku membawa segunung cinta untukmu
Sedang aku sesungguhnya tidak mampu membawa jubah dan aku begitu lemah
Cinta bukanlah bagian dari kebaikan dan tenggang rasa
Akan tetapi cinta adalah sesuatu yang karenanya jiwa terbebani dengan beban yang berat.

Sedang Imam berpendapat bahwa cinta yang hakiki adalah,
“Tidak berpikir untuk mencintai selain kekasihnya dan tidak mengharap ketenangan kecuali dari orang yang telah menyiksanya,”
Ia juga berkata,
“Jika seorang kekasih bersabar dengan ujian dari kekasihnya (kalimat ini ditujukan kepada pengorbanan cinta untuk menggambarkan seberapa jauh cintanya), maka hal yang demikian itu adalah sebuah keberuntungan yang besar dan kesadaran yang agung. Bagaimana tidak, jika sepasang kekasih yang hatinya bersih yang dimulai dengan penyamaan karekter (maksudnya penyesuaian rohani) kemudian harus berhadapan dengan batasan-batasan dari etika agama (maksudnya kepantangan pencinta dari apa yang bisa menodai cinta mereka berdua) lalu diuji dengan menjalani serangkaian uji coba, maka sepasang kekasih akan sampai pada keadaan dimana harapan terdekatnya akan menjadi sebuah kenyataan.”

I’m So Sorry

July 26th, 2005 by gadiz-batavia

Maafkan Aku Bila Aku Mengeluh

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja
tampan dengan rambut sedikit ikal. Aku iri melihatnya.
Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki
gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung
berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai
tongkat kayu. Namun ketika dia lewat …. ia
tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh.
Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.

Aku berhenti untuk membeli sedikit kue. Anak laki-laki
penjualnya begitu mempesona. Aku berbicara padanya.
Dia tampak begitu gembira. Seandainya aku terlambat
sampai di kantor, tidaklah apa-apa. Ketika aku pergi,
dia berkata, ‘Terima kasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu.
Lihatlah, aku buta.’ Ya Allah, maafkan aku bila aku
mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.

Lalu, sementara berjalan. Aku melihat seorang anak
mirip bule dengan bola mata biru. Dia berdiri dan
melihat teman-temannya bermain sepak bola. Dia tidak
tahu apa yang bisa dilakukannya. Aku berhenti sejenak,
lalu berkata, ‘Mengapa engkau tidak bermain dengan
yang lain, Nak ?’ Dia memandang ke depan tanpa
bersuara, lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar. Ya
Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua
telinga. Dunia ini milikku.

Dengan dua kaki untuk membawaku ke mana aku mau.
Dengan dua mata untuk memandang mentari dan
bukit-bukit. Dengan dua telinga untuk mendengar desir
angin dan segala bunyi.
Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh.