Archive for June, 2007

MELATI YANG TAK TERLUPAKAN

Thursday, June 21st, 2007

Melati Yang Ku Lihat Di Musim Kemarau
Begitu Indah Dipandang Mata
Kini 3 Tahun Sudah Terlewati
Tanpa Melihat Melati Putih Itu

Ketika Melati Itu Tersenyum Maniz Padaku
Kenapa Hatiku Dingin Melihatnya
Ketika Melati Itu Menawarkan Sejuta Pesonanya Padaku
Kenapa Aku Hanya Diam Menatapnya
Ketika Melati Itu Menawarkan Sarinya Untukku
Kenapa Aku Harus Mengacuhkannya

Kemana Arah Hatiku Saat itu
Mengapa Kini Baru Kusadari Setelah
Melati Itu Tlah Jadi Milik Yang Lain

Kini Melati Itu Telah Lelah Berharap Cinta Padaku
Melati Itu Meneteskan Air Mata
Melati Itu Layu Sebelum Berkembang
Kelopaknya Berguguran Satu Per Satu

Sungguh Malang Nasib Melati Ku
Aku Memang Terlalu Bodoh & Angkuh
Sampai Mengabaikan Pesona Kecantikanmu Melati
Aku Menyesali Atas Semua Tindakan & Perbuatanku
Pada Mu Melati Putihku

Melatiku Kenapa Saat Itu Tidak Ada Cinta Dihatiku Tuk Dirimu
Kenapa Aku Harus Mengecewakan Mu
Tega Sekali Aku Terhadap Mu Melati Ku

Kulihat Melatiku Terpuruk & Bersedih Karna KeAngkuhanku
Tapi Aku Tak Mampu Berbuat Apa² Tuk Melatiku
Agar Keindahan Melati Putihku Kembali Menebarkan Pesonanya

Melatiku Maafkanlah aku & lupakan aku
Yang Tak Pantas Mendampingimu
Ku Ingin Kau Bahagia & Tersenyum Indah
Walau Tanpa Aku Disisi Kehidupanmu
Selamat Tidur Melati Putihku
Semoga Esok Kelak Kau Akan Menemukan CINTA SEJATIMU

JANGAN KAGET, ISTRIKU ADA EMPAT

Thursday, June 21st, 2007
Sependengaran saya dan katanya para pecinta wanita, orang boleh beristri empat maka saya pun terjebak ikut ikutan. Ibu-ibu dan mbak-mbak jangan keburu berprasangka yang aneh-aneh karena saya dengan niatan baik - baik ingin memperkenalkan satu persatu istri saya dengan segala perangainya agar semua orang tidak tertipu seperti diri saya. Dari rasa terdalam, petiklah pelajaran ini…

Istri pertama berinisial R, dia lebih tua dari saya tetapi selalu setia mendampingi kemananpun saya pergi. Cerewetnya setengah mati, tapi anehnya saya kurang begitu mendengar suaranya. Lamat-lamat yang hanya bisa saya hafal adalah perkataannya yang selalu menohok " mas…kalau sampeyan berkhianat kepada saya, itu sama saja mas berkhianat kepada diri sendiri. Kalau menyakiti saya sama saja menyakiti diri sendiri…saya tahu kok kemana saja mas pergi…toh akhir hayat nanti hanya aku yang mau sama mas…lainnya belum tentu..wong saya di takdirkan sehidup semati selalu bersatu dengan mas…mas adalah aku, aku adalah mas… sebab akulah sejatinya emas.

Ah…perkataan itu sering kuanggap badai tsunami yang telah lewat…

Tetapi harus saya akui, kalau lagi merasakan kehampaan hidup, hanya dia yang sanggup melapangkan dada dan menaungi segala kegelisahan. Ketiga istri yang lain tak sanggup bahkan acuh cuek bebek. Dan memang percuma menyampaikan keluh kesah kepada mereka sebab mereka tak pernah mengerti dengan sungguh-sungguh apa sebenarnya tujuan hidup saya..

Istri kedua berinisial J , Ia begitu mengharap diri saya agar selalu bersamanya walaupun terkadang saya agak malas menengok karena rumahnya agak jauh dari realitas keseharian. Padahal kalau saya lagi dekat dengan dia…wah… segalanya begitu terfasilitasi . Maklum, kayaknya dia memang ditakdirkan untuk itu. Bayangkan, saya pengen ke Amrik, sekejab mata ia bisa memenuhinya. Saya lagi bingung mencari anak seorang teman yang hilang, Ia dengan segala akses satelit GPS plus Bio Personal Electric Detector super canggih mampu memberitahu dimana si bocah berada. Ketika saya lagi kangen pengen mengenang masa lalu beserta kejadian-kejadian yang terlewati eehh…dia sudah punya dokumen multimedia lengkap mengenai diri saya mulai kecil, tiga dimensi lagi…Bahkan kalau ingin sekedar coba-coba memprediksi masa depan, dia pun punya alat dan data yang lebih akurat dari tehnologi terkini yang pernah ada. Terkadang kalau dah kepepet butuh uang, saya juga menyambanginya, meminta informasi lowongan pekerjaan. Sebenarnya sebagai lelaki ya malu seh…tapi bagaimana lagi..dia di mata saya bagaikan ratu yang memiliki segala akses, entah itu politik, ekonomi, tehnologi, budaya, ilmu cacing jaringan pergerakan bawah tanah dan masih banyak lagi. Dia cuman pesan…pokoknya selama mas berada di wilayahku, kebutuhan mas pasti saya penuhi dengan servis kilat secepat buraq. Sebab aku sama mas I love you full…..saya nggak kepingin mas kembali ke istri tua…

Istri ketiga berinisial O, Tergolong muda. Begitu smart, cerdas, analitis, dan tanggap. Ia bagaikan sekretaris pribadi. Referensinya. .naudzubillah. ..seperpustakaan dunia berada di hardisknya.. .nggak main-main ! Saya terkagum-kagum dengan kemampuannya. Setiap kejadian dalam hidup saya, ia selalu ingin maju tampil terdepan. Ia bagaikan hot news yang selalu update berita terbaru. Bahkan yang sering terjadi, saya sebagai laki-laki sering dipecundangi dengan kelihaian referensinya. Ia sering curang dan pandai sekali beralasan. Entah mungkin gawan bayi kali… Ehh.. anehnya kok saya ini begitu suka setengah mati…Mungkin kekaguman saya menutupi segala keburukannya kali… ? Tetapi terkadang saya jadi agak malas, karena ia paling sok unggul dan narcis di banding ketiga istri yang lainnya. Saya paling tidak suka kalau ia mulai mencampuri urusan pribadi saya dengan ketiga istri saya yang lainnya. Sebab kalau semua istri sudah berkumpul dia selalu membanggakan prinsip hidupnya " knowledge is power ". Dan saya hafal betul arah pembicaraan itu akhirnya menyeret kepada falsafah hidup "no power without knowledge", lahaula wala quwwata ila bil knowledge. Kalau sudah nglantur ke arah ini, saya nggak main-main untuk mendampratnya. Kalau saya sudah marah sama dia, jalan termudah dengan puasa mendiamkannya, tidak menanggapi secuilpun idenya. Entah sehari bahkan berminggu-minggu. ….

Istri keempat berinisial D, masih ABG… waduh…jangan ditanya lagi…wong namanya istri termuda ya pasti semlohhaiii la yauw…Tapi disinilah masalahnya.. .fisik saya yang sudah makin bertambah umur ini terus terang nggak mampu menandinginya. Istilah banting tulang geger pedhot, punggung pegal peyok kabeh benar-benar terjadi nggak karu-karuan kalau saya sudah berdua dengannya… .hanya kamulah denokku…lainnya nggak ingat…Harus saya akui, segala aktifitas banyak tersedot untuk kebutuhan istri termuda ini…Sebab perhiasan, tanah, aset, bersolek, berbelanja, disanjung dan bikin organisasi ( arisan akses plus ngrumpi dengan bahasa elit ) adalah rutinitas kebutuhannya.

Oaalaah malangnya diriku….semua sudah terlanjur melekat dan mendekap ingin dekat denganku…bayangka n satu banding empat….capek deh….peyok deh..Semua sudah terlanjur… .Tapi bagaimanapun aku seorang lelaki yang harus gagah dan tegas menentukan pilihan hidupku.

Untuk itu, sekali lagi, perkenalkanlah dengan sunguh-sungguh keempat istriku agar para lelaki tidak terombang - ambing dalam keadaan sangat senang dan sangat menderita, seperti surga neraka yang sedang bergolak dalam diriku….cukup satu saja agar hidup ini tenang…

Istri pertama berinisial R alias Ruh, Istri kedua berinisial J alias Jiwa, Istri ketiga berinisal O alias otak, istri keempat berinisal D alias Dunia

Istri adalah perlambang keterikatan diri yang sangat mendekap. Suami adalah perlambang khalifah sang pemimpin, sang penentu. Jelaslah makna tersirat bahwa Lelaki adalah dan harus menjadi pemimpin wanita. Tak peduli berjenis kelamin apa. Nyata bahwa setiap manusia adalah pemimpin. Maka jadi khalifah harus adil karena dialah yang menentukan kapan harus beristri satu atau empat, kapan ia berbagi dengan keempatnya. Sebab sang lelaki biasa condong ke istri termuda.

Kalau nggak bisa adil awas !…barangkali kelelakiannya harus disunat dua kali ! tak sobek-sobek !…uupps… iih seerrrem…ddhhuua kali bro….( para lelaki nggak usah reflek bersikap ngapurancang seperti pemain bola menghadapi tendangan bebas, wong maksudnya bukan yang itu ).

Iya dong ! kenapa sih perkakas itu disebut kemaluan ? karena disitulah hakekat rasa malu terpusat. Jika rasa malu ini sudah tak bereaksi terhadap istri tertua, maka ia perlu di hukum dengan cara yang menyakitkan agar dalam shock therapy ketakutan sengeri neraka, perkakas itu bereaksi lagi dan akhirnya tahu diri bahwa bisa begini begitu berkat istri tertua.

Sebab rasa malu kita biasanya hanya beraksi terhadap istri termuda. Kita malu kalau nggak punya baju bagus…kita malu kalau nggak punya mobil…kita malu kalau dianggap miskin…kita malu menerima pemberian Allah bahwa wajah kita biasa-biasa saja dan akhirnya harus bolak balik operasi ember…kita malu dan tidak terima kalau nama pemberian orang tua yang sudah lengkap dan bagus belum di tambah-tambahi dengan gelar Kyai, Ustadz, Prof, DR, SH, SPsi, LC, MBA, IBF, WBC, , dll, dsb, etc, btw, ttd…cpd

Semoga tetap beristri satu, lainnya cukup jadi pembantu

Denting

Saturday, June 9th, 2007

DENTING 

denting yang berbunyi
dari dinding kamarku
sadarkan diriku dari lamunan panjang
tak terasa malam kini semakin larut
ku masih terjaga
sayang kau di mana aku ingin bersama
aku butuh semua untuk tepiskan rindu
mungkinkah kau di sana merasa yang sama
seperti diriku di malam ini
rintik gerimis mengundang
kekasih di malam ini
kita menari dalam rindu yang indah
sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku
jika kau di sini
aku tenang

Lovely More

Saturday, June 9th, 2007

Dalam rona kehidupanku begitu berwarna
Kedamaian, keharuan bathin ini
Sangat memberikan arti kehidupan yang sebenarnya

Angan & Kerinduanku …..
Saat ini sangat hangat kurasakan
Aku tahu dan merasakan Cinta kasihmu padaku

Yang telah membuat relung kalbu di hatiku
Begitu indah bagai hamparan bunga yang harum
Di Taman Surgawi

Mengenang DIa

Saturday, June 9th, 2007

" MeNgenanG DIA "

Saat Ku mengenang dia
Bathin ku begitu sesak
Air mata pun tak tertahan lagi

Sejuta Impian & Pengharapan u/ tetap bersamanya musnah sudah
Kini dia tak bersamaku lagi …….
Dia tak lagi menanti & menjemputku di persimpangan jalan itu

Tak ada lagi tempat ku bersandar
Tak ada lagi dekapan dan kecupan mesrah tuk diriku
Tak ada bisikan-bisikan mesrah dari sebrang sana tuk penghantar tidurku

Kini Dia hanya sebuah kenangan indah yang sulit terlupakan
Namun sangat menyesakan dada bila kenangan itu bangkit kembali
Kasih… walaupun tak ada lagi cinta di antara kita

Namun biarkanlah kenangan itu akan tersimpan & membeku
Di hatiku yang paling dalam
Selamat malam kekasih hatiku

Semoga Tuhan & Peri - Peri Cantik
Memberikan kebahagian tuk kita
Walau kita tak bersama lagi
(Memory Juni 2002)