<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Love</title>
	<atom:link href="http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/</link>
	<description>"Kecuali orang-orang yang tobat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar." (an-Nisaa` [4]: 146)</description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 12:32:36 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: MA Rody</title>
		<link>http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/#comment-3</link>
		<dc:creator>MA Rody</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2005 07:42:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/#comment-3</guid>
		<description>Apa itu pacaran? Sehingga pacaran dianggap mendekatkan diri pada zina. Jika pacaran tersebut seperti yg tertera di atas "Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis", maka belum cukup dasar pemikiran untuk mengatakan "pacaran adalah pekerjaan yang mdenekati diri pada zina". Jika suatu pekerjaan didasarkan/diiringi/disertai (apalah itu bahasanya) pada nafsu syahwat maka akan menimbulkan zina.

Jadi apa itu pacaran dalam sudut pandang Islam dengan memandang Pacaran dari sudut ta'aruf karena pacaran yang sesungguhnya harus dipahami dari unsur ta'aruf. Ta'aruf yang bagaimana dalam Islam yang anda ketahui dan pahami???

Benar adanya, pacaran dalam Islam itu tidak ada. Istilah pacaran itu adanya dalam pola pemikiran orang-orang kini untuk menyebutkan ikatan tali kasih antara 2 insan yang berlainan jenis. Dalam Islam dikenal istilah Ta'aruf, pemahaman akan ta'aruf ini sering kali dipersempit sehingga pembenaran maupun penyalahan sering kali timbul didalamnya.

Pacaran secara negatif itu yang tidak boleh sehingga dalam pemahaman sebagian orang memandang pacaran itu adalah salah dan tidak boleh dilakukan. Apakah tidak ada Pacaran Positif??? Pacaran positif itu dalam pemahaman saya yang saya sebut bagian dari ta'aruf. Allah saja mengingatkan kita untuk tidak memilih apa yang tidak kita kenal dan pahami, begitu juga kaitannya dengan tali kasih 2 insan berlainan jenis untuk saling mengenal sebelum berpikir untuk menikah.


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu pacaran? Sehingga pacaran dianggap mendekatkan diri pada zina. Jika pacaran tersebut seperti yg tertera di atas &#8220;Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis&#8221;, maka belum cukup dasar pemikiran untuk mengatakan &#8220;pacaran adalah pekerjaan yang mdenekati diri pada zina&#8221;. Jika suatu pekerjaan didasarkan/diiringi/disertai (apalah itu bahasanya) pada nafsu syahwat maka akan menimbulkan zina.</p>
<p>Jadi apa itu pacaran dalam sudut pandang Islam dengan memandang Pacaran dari sudut ta&#8217;aruf karena pacaran yang sesungguhnya harus dipahami dari unsur ta&#8217;aruf. Ta&#8217;aruf yang bagaimana dalam Islam yang anda ketahui dan pahami???</p>
<p>Benar adanya, pacaran dalam Islam itu tidak ada. Istilah pacaran itu adanya dalam pola pemikiran orang-orang kini untuk menyebutkan ikatan tali kasih antara 2 insan yang berlainan jenis. Dalam Islam dikenal istilah Ta&#8217;aruf, pemahaman akan ta&#8217;aruf ini sering kali dipersempit sehingga pembenaran maupun penyalahan sering kali timbul didalamnya.</p>
<p>Pacaran secara negatif itu yang tidak boleh sehingga dalam pemahaman sebagian orang memandang pacaran itu adalah salah dan tidak boleh dilakukan. Apakah tidak ada Pacaran Positif??? Pacaran positif itu dalam pemahaman saya yang saya sebut bagian dari ta&#8217;aruf. Allah saja mengingatkan kita untuk tidak memilih apa yang tidak kita kenal dan pahami, begitu juga kaitannya dengan tali kasih 2 insan berlainan jenis untuk saling mengenal sebelum berpikir untuk menikah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aa Jony</title>
		<link>http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/#comment-2</link>
		<dc:creator>Aa Jony</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2005 00:00:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gadiz-batavia.blog.friendster.com/2005/06/love/#comment-2</guid>
		<description>ya setuju .. kalo udah siap mending khitbah terus nikah :)...


-----------------------
log.blademotion.net
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya setuju .. kalo udah siap mending khitbah terus nikah :)&#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
log.blademotion.net</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
